Temanya adalah married, alias menikah....
By the way, it's been 4 years, since my last blog, Oh eM Ge... (bahasa gaul coy)....
Eh sekarang aku sudah menikah, it's amazing that I got married finally. Kadang masih ternganga, terpesona dengan anugerahNya, bahwa aku dan suamiku mencapai tahap menikah. Wow !
Setelah perjumpaan, kebersamaan, perjuangan, tantangan, halangan, rintangan, sampai akhirnya penerimaan, memaafkan, ikhlas dan tiba pada saatnya pernikahan..... dan yang pasti semua itu atas dasar CINTA.
Cinta yang tulus dari kita berdua (well, who else, me and my husband or former boyfriend). cinta yang tak terbatas dari orang tua kami (aku khususnya), cinta dari semua teman dan saudara handai taulan yang selalu mendoakan cinta kami (aiihhh). Sungguh, semuanya atas dasar cinta, dibumbui kasih sayang, digarami dengan mukjijat dan dimasak dengan api cinta dan diaduk oleh tangan Tuhan.
Lalu lalu lalu? bagaimana rasanya menikah?
wow...rasanya....wow
sebenarnya yang penting dari pernikahan, it's not about the wedding, it's about the marriage itself.
Menikah, pada dasarnya sesuatu yang aku impikan sejak dulu, pesta pernikahan yang hangat, yang menyenangkan, semua gembira, bahagia, dan romantis.
Tapi, ketika menjalaninya, uh, capek bok, bangun jam 3 pagi, make up jam 4, cara full dari pagi sampai malam, pasang tampang senyum. Belum ketegangan dan dag dig dugnya diriku ketika mengucapkan janji. Janji yang sepanjang itu harus dihapalkan, supaya kami bisa saling menatap, tidak menatap teks, supaya kami berjanji sehidup semati tidak hanya di mulut melainkan di hati. Alhasil, aku terpana, bergetar melihat wajah calon suamiku mengucapkan janji, sampai meneteskan air mata, dan untungnya aku hafal, walau sempat tersendat. Tapi tetap saja, setelah sakramen selesai, legaaaaaa rasanya.... semua capek, semua rasa penat, semuanyaaa hilangggg.... yang dipikirkan cuma : Let's have a party ! hehehe
Tapi bagaimana pestanya? ah, sesuai impianku, outdoor, romantic, remang-remang, dikelilingi keluarga dan teman-teman dekat. Uh so sweet lah, walaupun sempat diguyur hujan deras, tapi thank's to all my friends yang bener-bener rela datang.
After married ?
jaaauuh lebih menyenangkan, tidur ditemani, ada yang menemani makan malam, ada yang membawakan makanan ketika jaga, suamiku memang suami terbaik.
Jalan-jalan berdua, tertawa berdua, ciuman sebelum berangkat, ciuman ketika bertemu, pelukan hangat setiap saat, aih, so sweet.
Suamiku bukan orang yang romantis, tapi dia penyayang dan mesra, lucky to have him.
Tetap, satu kata : amazing, miraculous ! Good things do come to those who wait...
So, buat yang belum menikah, menikahlah (dengan orang yang tepat tentunya, yang kamu cintai, yang mencintaimu, yang Tuhan sediakan untukmu). Yang belum mendapat pasangan, tunggulah, carilah, follow your heart.....
No comments:
Post a Comment